About the author : it-team-0
Konsentrasi merupakan faktor kunci dalam olahraga panahan. Sedikit gangguan fokus dapat memengaruhi akurasi dan konsistensi tembakan atlet. Menyadari pentingnya aspek neurologis dalam performa atlet, Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) menggandeng dokter saraf untuk mengembangkan pendekatan medis dalam melatih konsentrasi atlet panahan. Program ini didukung oleh teknologi cloud sebagai sarana pemantauan dan evaluasi berbasis data.
Kolaborasi antara PERPANI dan dokter saraf bertujuan memahami mekanisme kerja otak atlet saat memanah. Dokter saraf melakukan asesmen fungsi kognitif, respons stres, dan daya fokus atlet sebelum dan selama program latihan. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar penyusunan latihan konsentrasi yang terintegrasi dengan teknik panahan. Seluruh data medis dan evaluasi kognitif disimpan dalam platform manajemen kesehatan atlet berbasis cloud, sehingga dapat diakses secara aman oleh tim medis dan pelatih.
Pendekatan medis ini memungkinkan latihan konsentrasi dilakukan secara lebih terarah dan individual. Atlet tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibekali teknik pengendalian pikiran, pengaturan napas, dan manajemen stres. Dengan dukungan data neurologis, pelatih dapat menyesuaikan intensitas latihan mental sesuai kondisi masing-masing atlet, mengurangi risiko kelelahan mental yang sering luput dari perhatian.
Selain sesi latihan langsung, PERPANI juga menyediakan materi edukasi untuk mendukung pengembangan konsentrasi atlet. Panduan latihan fokus, teknik relaksasi, dan simulasi mental disediakan melalui solusi edukasi olahraga berbasis digital. Atlet dapat mengakses materi ini kapan saja, sehingga proses pembentukan fokus tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam keseharian mereka.
Kolaborasi PERPANI dan dokter saraf menunjukkan bahwa performa atlet tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik dan teknik, tetapi juga oleh kesiapan mental dan neurologis. Integrasi pendekatan medis dengan teknologi cloud menciptakan sistem pembinaan yang modern, terukur, dan berkelanjutan. Dengan model ini, atlet panahan Indonesia diharapkan mampu menjaga konsentrasi optimal, tampil lebih konsisten, dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional dengan kesiapan fisik dan mental yang seimbang.

